Menyibak Tabir Piranti Pemimpin Lewat Ajaran Bung Karno

Posted: Agustus 24, 2011 in Uncategorized

Sebuah sarana yang pernah dibuat dan menjadi pegangan Bung Karno semasa beliau hidup. Konon, tuahnya meredam segala fitnah. Kharismanya bisa menyatukan masyarakat luas kekeramatannya, akan menuntun kita ke suatu jalan derajat mulia dalam pemerintahan. Piranti ini disebut dengan nama Minyak Pemimpin.

Kekeramatan dari sebuah olah bathin manusia, piranti ini banyak diburu oleh para pejabat kerajaan di zaman kejayaan Prabu Siliwangi.

Pada masa itu para resi, empu dan ahli bathin lainnya, mereka banyak di rekrut / dibayar oleh para penguasa istana untuk membuat piranti ini. Begitu keramatkah sehingga para pembesar istana menginginkannya?

Kisah piranti yang satu ini tergolong piranti yang disakralkan dan tentunya sulit ditemui. Yang pasti piranti ini bukan sembarang piranti yang mudah dibuat, bahkan seiring zaman berganti piranti ini sudah tidak terdengar lagi akan kabar beritanya. Nah, bagaimanakah piranti ini sampai jatuh ke tangan Misteri? Inilah kisahnya.

Pada tahun 1995 yang lalu, Misteri mulai aktif belajar ilmu pada seorang ulama khos di daerah Magelang Jawa Tengah. Di sana Misteri belajar selama 3 tahun lebih, dan selama masa itu pula Misteri dilarang makan nasi atau ketan oleh Sang Guru.

Baru setelah lulus dari sana dilanjutkan ke salah satu guru dari Rijalulloh Bumi yang bermukim di pesarean Ki Umar Guna setahun lamanya. Dan yang terakhir, ke mursyid Ma’rifatbillah yang mengarang beberapa kitab, di antaranya, IQODZUL HIMAM FI TARJAMATUL AQIDATUL AWAM, KHOMSINA AQOID, dan lain-lain.

Tentunya, dalam penggodokan ilmu / pemahaman seputar dunia supranatural lewat bimbingan mereka membuat kepekaan dalam menyelami dunia goib kian bertambah.

Hingga pada suatu malam di bulan maulud, tepatnya tahun 2000 lalu, di saat Misteri sedang tirakat meritualkan surat Al-Ikhlas, tepatnya di malam terakhir, Misteri merasakan ketidakkuatannya dalam menahan rasa kantuk dan lapar. Mungkin semua faktor akibat satu minggu lebih perut Misteri tak pernah di isi secuil pun makanan, hingga malam itu, mungkin karena lelahnya Misteri akhirnya tertidur.

Entah sudah berapa lama Misteri terlelap dalam hangatnya kasur butut, tiba-tiba Misteri terbangun karena seolah dilempar benda keras yang mengenai perutnya. Masih dalam keadaan setengah sadar, sebuah cahaya besar dari sosok wujud manusia terpancar terang di sudut kanan kamar. Benar sosok manusia yang tak asing dan tak bukan lagi beliau adalah Bung Karno sang legendaris.

Sambil memegang tongkat berkepala burung garuda dan sebuah bendera merah putih di pundaknya serta memakai baju dan celana berwarna putih beliau menatapku tajam dengan kewibawaan dan kharismanya yang luar biasa.

Aku benar-benar dibuat tertegun dan seolah tak percaya dengan apa yang ada di hadapanku. Ya, memang Bung Karno adanya, lalu beliau pun menghampiriku. Nak, katanya ”bawalah benda yang tadi jatuh ke asalnya, Pajajar Galuh”. kemudian beliau pun menghilang

Dengan perasaan tergesa, Misteri buru-buru menyalakan lampu kamar dan mencari benda yang dimaksud Bung Karno, atau benda yang tadi menimpa perut Misteri.

Alhamdulillah, ternyata benda itu benar-benar ada tak jauh dari tempat tidur. Oh, benda yang sangat indah, berupa batu cincin sebesar ibu jari kaki dengan urat batu berbentuk macan loreng.Subhanalloh.

Keesokan harinya setelah tanya sana tanya sini tentang tempat yang dimaksud Bung Karno semalam, akhirnya tempat itu ditemukan juga. Empat malam Misteri ritual di sana dan pada malam ke empat / terakhir, batu macan tiba-tiba meloncat dari saku baju Misteri dan akhirnya melesat ke atas sehingga raib.

Pada saat raibnya batu macan tersebut, dari atas genteng terdengar suara letusan sangat keras. Bersamaan dengan letusan tadi seberkas cahaya melesat masuk dan jatuh tepat di hadapanku. Ternyata cahaya tadi berasal dari sebuah batu / beling yang di dalam nya terdapat cairan minyak berwarna kuning muda bercampur dengan butiran padat berwarna hitam.

Dari kisah minyak itu satu bulan kemudian seorang tamu datang mencariku. Beliau mengaku sebagai salah satu pejabat negara yang sedang dilanda kasus akibat suatu masalah………. Konon menurut pengakuan si tamu dalam mimpinya, “carilah minyak pemimpin / penolong, karena hanya sarana itulah yang mampu menyelamatkan permasalahanmu”. bahkan yang menjadi rasa percaya, Syeikh Bayan juga memberikan nama pemilik dari Minyak Pemimpin berikut alamat lengkapnya, tambah si tamu sambil menunjuk padaku

Singkat cerita pada akhirnya Minyak Pemimpin berpindah tangan, mungkin sudah takdirnya, pikirku. Namun, di malam harinya saat tertidur pulas, Bung Karno hadir dalam mimpi yang menakutkan. Beliau langsung memarahi Misteri dengan luapan emosi yang tiada terbendung. Misteri didamprat habis-habisan, “koe ora ngerti di untung yen koe nek ngei ning liyone koe kudu melokno adate goib” yang kurang lebih artinya “kamu tidak tahu diuntung, kalau minyak itu mau dipasrahkan ke orang lain, kamu harus ikuti peraturan yang sudah ditetapkan di alam goib sana”.

Bung Karno juga menambahkan “dasar koe ora ngerasa no penggawean obat tinuku, inget! Serono iku ora gampang dig awe, kudu iso lepas lan butuh bala bantuan para sulthon jin. Inget! Sarana tuwo kudu dipelokno, soko ati bebek rojo, kembang agung Wijaya Kusuma, ayam cilik ing keramat, kelopo Nunggal lan batu Mulyo ing jagat raya”.

Kurang lebih artinya sebagai berikut, “dasar kamu tidak pernah merasakan berat beban dalam tirakatnya, Ingat! Sarana ini tidak mudah diperoleh, kecuali ditebus dengan puasa lepas dan butuh bantuan para raja jin, ingat! Sarana dari minyak ini sulit didapatkan, semua itu karena diambil dari yang bertuah. Yaitu hati dari seekor bebek pemimpin, kembang mulia Wijaya Kusuma, hati seekor ayam keramat, buah Kelapa Nunggal dan batu Merah Delima.

Dari pengalaman mimpi itu membuat Misteri terketuk hati. Untuk terus belajar dan mencari, semoga di suatu hari nanti Minyak Pemimpin bisa dibuat sendiri, tekad bathin Misteri yang sangat dalam.

Lambat laun seiring waktu berjalan suatu pemahaman dan kepekaan dalam mengolah kebatinan kian bertambah, pengalaman masa lalu, pada akhirnya membauahkan hasil yang gemilang semua ini dibuktikannya dengan beberapa penemuan / pembuatan piranti pengasihan. Di antaranya Getah Katilayu, Kelapa Nunggal, Ari-ari Kidang, dan yang terakhir Tirta Kecubung.

Dengan adanya penemuan beberapa minyak tersebut, akhirnya di pertengahan tahun 2006 kemarin, satu persatu seluruh sarana pembuatan piranti Minyak Pemimpin terkumpul sudah. Yaitu, Kelapa Nunggal, seekor bebek pemimpin, ayam keramat, bunga Wijaya Kusuma dan batu Merah Delima.

Lewat suatu kontemplasi yang Misteri lakukan, akhirnya Bung Karno sendiri yang memberikan pemahaman dan keistimewaan dari seluruh sarana pembuatan Minyak Pemimpin sampai ke suatu tirakat dan keistimewaannya. Inilah pemahaman mistik dari ajaran Bung Karno.

Kelapa Nunggal

Buah kelapa ini gampang-gampang susah dicari, sebab dalam satu pohon hanya ada satu-satunya buah (nunggal) yang tumbuh dan itu pun buah Kelapa Nunggal harus yang harus menghadap ke timur. Keistimewaannya sebagai pembuka pamor wajah yang sangat kuat yang di dalamnya sudah terdapat 7 penunggu gaib dari ahli syimar.

Hati seekor bebek pemimpin

Bebek ini punya ciri khas tersendiri, warna bulu putih mulus, paruh dan kaki berwarna kuning tajam. Di atas kepala dan ekornya mempunyai jambul / bulu tambahan yang tak dimiliki oleh bebek lainnya. Bebek ini disebut Raja Pemimpin, karena di manapun bebek ini berada seluruh bebek yang lain pasti akan mengikuti kemanapun bebek pemimpin ini pergi.

Keistimewaannya menarik sukma bagi yang melihat. Perisai diri dari segala gangguan yang bersifat hitam. Mendongkrak karir dalam suatu kharisma tinggi, mudah dalam urusan duniawi dan selalu menjadi pujian banyak orang. Bebek ini mempunyai / dijaga oleh 17 gaib dari bangsa jin Malikul Ardhi.

Ayam Keramat

Ayam ini dahulunya diternak dan menjadi kebanggaan seorang waliyulloh Kamil pada zaman wali songo. Beliau adalah Syeikh Muhyi asal dari Pamijahan asal dari Tasik Jawa Barat. Sepintas ayam ini biasa saja dalam kata lain seperti ayam pada umumnya. Tapi bila kita melihat secara seksama ayam ini mempunyai 2 sifat yang berlawanan. Yaitu;

–          Bulunya berwarna putih mulus

–          Seluruh badannya hitam legam (Cemani) bahkan darahnya pun berwarna hitam kecoklatan.

Dalam pemahaman ilmu gaib ayam ini selalu dijaga oleh 12 khodam dari bangsa birhatihin.

Bunga Wijaya Kusuma

Bunga ini menjadi kebanggaan para lelembut dari dasar laut, keindahan dan keunikan dari bunga ini bisa dilihat setiap bulan purnama telah tiba. Sebab dari daunnya yang mirip dengan tanaman cocor bebek ini akan mengeluarkan putik bunga yang setiap detik akan memanjang dan akhirnya berbentuk bunga besar yang elok dan indah.

Namun sekian banyaknya bunga itu mekar sulit bagi kita untuk mengetahui kapan bunga itu mekar? Sebab bunga Wijaya Kusuma akan mekar dengan sendirinya seiring orang-orang sudah terlelap tidur. Nah, dalam pengkajian ilmu Al-Hikmah, bunga ini mempunyai keistimewaan sebagai pengurip / menghidupkan segala sel hitam di tubuh manusia. menjadikan suatu kharisma yang sungguh sangat luar biasa. Keistimewaan lainnya bunga ini selalu dijaga 177 bangsa lelembut dari Alamul Bahri.

Batu Merah Delima

Tentu benda yang satu ini tak asing lagi bagi para pencari mistik. Keistimewaannya mampu meredam segala benda tajam dan menjadikan kita ke suatu derajat mulia.

Dalam dunia supranatural, batu ini selalu diburu seiring manfaat / khasiat / tuahnya yang begitu spektakuler. Pada intinya, nanti batu ini sebagai pengunci dari pembuatan piranti Minyak Pemimpin.

Dalam menyibak ritual minyak pemimpin, bung Karno mengajarkan beberapa pengertian dan syarat yang harus dilaksanakan. Diantaranya, ritual ini terbagi menjadi dua tingkat.

1.                           Dimulai pada tanggal 29 Djulhizah sampai dengan tanggal 10 Muharom (11 hari puasa lepas / tidak makan dan minum).

2.                           Dimulai pada tanggal 19 Djulhizah sampai dengan tanggal 10 Muharom (21 hari puasa lepas / tidak makan dan minum).

Selain tanggal yang sudah di tentukan ini, Minyak Pemimpin tidak bisa dibikin. Intinya dalam satu tahun hanya boleh melaksanakan ritual 1x (satu kali). Silakan mana yang akan anda pilih, mau yang 11 hari / 21 hari puasa lepas.

TATA CARA RITUAL

–          Potonglah bebek pemimpin dan ayam keramat untuk di ambil hatinya.

–          Bikinlah minyak dari perasan air santan Kelapa Nunggal yang dipanaskan sampai jadi suatu minyak / berubah warna sampai berwarna kuning muda (bening).

–          Apabila minyak Kelapa Nunggal sudah jadi, masukan hati bebek pemimpin, bunga Wijaya Kusuma dan hati ayam keramat jadi satu.

–          Panaskan kembali semua racikan sehingga seluruh bahan menjadi keras. Dengan kata lain, agar racikan tersebut bisa bertahan lama dan tidak bau.

–          Untuk amalan yang dibaca setiap malam / masa ritual, baca hizib magribi 121x, surat ayatul Kursy 333x, doa Nurbuat 77x, tidak lupa sebelum ritual, tawassullah kesemua Wali Songo, Syeikh Siti Jenar, Mbah Jangkung dan ke semua yang megang / bertanggungjawab semasa mereka hidup. Di antara turun temurun, silsilah dari yang punya ilmu ini: Prabu Siliwangi, ibu agung Ratu Laut Kidul, Ki Buyut Macan Putih Gunung Ciremai, Ki Boga Darma Gunung Tidar, Ki Pasopati Gunung Tugel, Ki Ender Amoi Sungai Cipuwai, Ki Bagawan Sakti Tubagus Banten, Ki Bagus Panuntun Hutan Jati, Ki Tolha Kalisapu, Ir. Soekarno bin Sukaini Blitar (mantan Presiden RI-1).

–          Empat hari sebelum ritual selesai, siapkan 4 buah kelapa Hijau obat (apabila ditepas, serabutnya berwarna merah).

–          Dari empat malam terakhir, tepaslah satu buah kelapa Hijau obat tadi, dan saat menjelang membaca amalan Minyak Pemimpin, masukkan batu Merah Delima ke dalam kelapa tersebut. Lakukan cara seperti ini hingga malam terakhir (4-malam berturut-turut).

–          Ingat! Di saat menjelang 4 malam terakhir, kita tidak boleh berada di tempat yang atasnya tertutup (harus di alam terbuka).

Itulah keakuratan proses dari ritual Minyak Pemimpin. Namun, mampukah orang biasa melakukannya? Karena tubuh manusia secara umum, hanya kuat dalam batas tujuh hari saja. Untuk menjadi kuat apa rahasia dibalik semua itu? Inilah kuncinya.

Dalam pemahaman ilmu kejawen lewat Mnah Kuwu Cakra Buana, di terangkan, bahwa penguat rasa dari suatu amalan itu ada, sehingga orang yang tidak mampu puasa lepas, akan kuat dengan sendirinya sampai 11 hari lamanya. Inilah amalan tersebut:

“Sup sinurup Manjing Waruga Waruga Jati, Jati Sampurna, penguat badan kersaning Alloh, penguat lahir Rohman ing Kuoso. Lailaha ilalloh muhammadar rosululloh” 333x

Amalan ini harus dibaca setiap jam 23.00 saat menjalani puasa lepas, dan untuk amalan penguat hingga sampai mampu bertahan selama 21 hari lamanya. Kanjeng Sunan Kali Jaga menjawabnya:

“tumeko subuh sampe petenge jagat, bayi orok panglebur dosa. Sinuhun sakti kang dueni, kuat awak dadi pasti (Allohu Akbar 3x)” 197x.

Amalan ini harus dibaca setelah kita melampaui 11 hari puasa lepas.

Demikianlah sepenggal kisah, dari olah bathin manusia yang akhirnya membawa suatu peruntungan hidup lewat sarana Minyak Pemimpin. Tentu, siapapun akan mampu meritualkan seperti ini, kuncinya, kita mau berusaha dengan segenap tekad dan kebesaran hati.

Lantas, bisakah Minyak Pemimpin di jual belikan secara umum? Mungkin itulah beberapa pertanyaan dari beberapa ritualis yang sudah mampu meritualkannya.

Dalam pengajaran Bung Karno kepada Misteri, minyak ini tidak boleh di perjual belikan dengan bentuk uang, tapi harus ditukar dengan sebuah emas. Bagaimanakah caranya?

Untuk yang berdaya 11 hari puasa lepas, syah serimanya dengan 77gr emas murni. Sedangkan untuk yang berdaya 21 hari puasa, syah terimanya dengan 139gr emas murni.

Semoga dengan rahasia yang terkandung di dalamnya. Semua akan merasakan kekeramatan dari Minyak Pemimpin tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s